12 Mei 2026

Cara validasi ide produk digital dalam 15 menit (tanpa coding)

Framework P.D.A untuk mengetes apakah idemu layak dibuat — sebelum buang waktu & uang ke iklan.

Banyak orang gugur sebelum mulai karena terlalu sibuk bikin produk sebelum tahu ada yang mau beli atau tidak. Ini adalah cara saya — yang sudah dipakai 6.000+ alumni — untuk validasi dalam 15 menit.

Langkah 1: Tulis 1-kalimat problem (3 menit)

Bukan “saya mau bikin kursus marketing”. Tapi:

“Ibu rumah tangga umur 28-35 yang struggle bikin menu mingguan keluarga karena tidak pernah belajar gizi.”

Specific = lebih mudah divalidasi.

Langkah 2: Cek pasar di marketplace (5 menit)

Buka Tokopedia / Shopee. Search keyword yang related. Lihat:

  • Ada berapa seller jual produk serupa?
  • Berapa rating rata-rata?
  • Apa keluhan paling sering di review?

Tidak ada seller = mungkin demand belum ada, atau Anda menemukan blue ocean. Banyak seller dengan rating buruk = peluang emas untuk yang bisa eksekusi lebih baik.

Langkah 3: Bertanya ke 5 orang (7 menit)

Bukan teman/keluarga. Orang di target audience. Cara cepat: Instagram DM ke 5 akun yang relevan.

Pertanyaan:

  1. “Pernah ngerasa [problem]?”
  2. “Sekarang gimana cara mengatasinya?”
  3. “Kalau ada solusi yang [spesifik value], mau bayar berapa?”

Kalau 3 dari 5 jawab “ya, pernah” dan menyebut angka harga — lanjut. Kalau tidak, ganti problem, bukan ganti format produk.


Tiga langkah ini saya beri nama P.D.A — Problem · Data · Audience. Versi lengkap-nya termasuk template DM, scoring system, dan worksheet bisa diunduh gratis di bawah halaman ini.

Selanjutnya, kalau validasi sudah lulus, baru kita bicara bikin produk. Tapi itu artikel lain.

Semua tulisan